Kamis, 19 September 2013

LAPORAN PENATALAKSANAAN GIZI BATU EMPEDU


LAPORAN KONSELING GIZI
KASUS BATU EMPEDU
DI RAWAT INAP RUANG PLAMBOYAN RSUD TUGUREJO SEMARANG

BAB I
PENGKAJIAN GIZI
1.      Riwayat Personal Pasien
a.       Data Umum pasien :
Nama       : Ny. W
Umur       : 43 tahun
Pekerjaan : ibu rumah tangga
b.      Riwayat Penyakit:
Keluhan utama : merasakan sakit di perut bagian kanan sampai ke belakang sehingga tidak bisa tidur.
Riwayat Penyakit dahulu : Diagnosa Dokter sejak 5 tahun yang lalu ada batu empedu, 2 bulan yang lalu pernah masuk rumah sakit dengan keluhan yang sama yaitu keluhan yang dialami sudah 5 tahun. kemudian sekarang masuk rumah sakit dengan keluhan yang sama yaitu merasakan sakit di perut bagian kanan.
c.       Riwayat Obat-obatan dan suplemen yang di konsumsi:
Riwayat obat – obatan yang di konsumsi : Ny. W Mengkonsumsi obat KB sejak itu berat badan meningkat.
2.      Pengkajian Riwayat Gizi (Kualitatif dan Kuantitatif)
a.       Asupan makanan/ zat gizi : kurang karena kebiasaan makannya yang dengan porsi kecil bahkan hanya 2 sendok makan.
b.      Pengetahuan dan prilaku gizi
Pengetahuan tentang gizi Ny. W cukup mengerti karena sudah pernah bersekolah akan tetapi prilaku gizi masih kurang yaitu
§  Di lihat dari kebiasaan makan di keluarga Ny. W terutama kebiasaan makannya sendiri yaitu sarapan pagi dengan nasi porsi kecil yaitu hanya 1 sendok nasi dengan oseng-oseng sayuran, alasannya cepat saji dan kesukaannya sayuran.
§  Kebiasaan makannya sama siang maupun malam porsi nasi kecil akan tetapi untuk siang dan malam terkadang ada lauk seperti telur, ikan, atau kadang ayam.
§  Kemudian kebiasaan Ny. W yang tidak suka minum air putih bahkan sehari kadang tidak pernah minum air putih namun di ganti dengan teh manis dan di minum bersamaan dengan makan.
c.       Aktifitas fisik
Aktifitas fisik Ny. W termasuk golongan sedang yaitu seoang  ibu rumah tangga yang terkadang olahraga didepan rumahnya dan mengerjakan pekerjaan rumah.
d.      Ketersediaan makanan
Ketersediaan makanan untuk sayuran masih tercukupi namun untuk lauk hewani masih kurang karena pendapatan keluarga tidak terlalu tinggi.
e.       Kemampuan pasien untuk menerima makanan
Kemampuan pasien untuk menerima makanan sebelum dan sesudah masuk rumah sakit yaitu:
§  Sebelum MRS Ny. W mampu menerima makanan apapun yang dia sukai dengan pengolahan apapun akan tetapi kebiasaannya dengan nasi posrsi kecil, kecuali jika saat rasa sakit di perut kembali kambuh dia tidak bisa makan makanan yang padat.
§  Setelah MRS karena rasa sakit yang ia rasakan di perut bagian atasnya sampai untuk tidurpun susah Ny. W tidak mau makan meskipun itu bubur walaupun kadang mau makan hanya 2 sendok sudah cukup.
f.       Pemenuhan kebutuhan gizi: masih kurang
g.      Interaksi obat dan gizi
Semenjak Ny.W memakai obat KB berat badan meningkat meskipun kebiasaan makannya dan porsimakannya kurang.
3.      Pengkajian Data Antropometri
BB : 60 kg
TB  : 152 cm
IMT :  60     =  60    =  26 kg/m²
          1.52 ²     2.31
BBI : ( 152 – 100) – 10% = 52 – 5.2 = 46.8 kg

4.      Pengkajian Data biokimia
SGOT : 48 u/l ( lebih)
SGPT  : 57 u/l ( lebih)
5.      Pengkajian Data Klinis/ Fisik
a.       Sebelum MRS lemas
b.      3 hari sebelum MRS mengeluh sakit di perut bagian kanan atas sampai tidak bisa tidur.
c.       TD : 140/90 lebih
d.      Nadi : 86x/ menit normal
e.       RR : 20 x/ menit
f.       Sebelum MRS demam

















BAB II
DIAGNOSA GIZI
1.      Diagnosis penyakit
Diagnosa penyakit yang tertulis dari Dokter yaitu batu empedu.
2.      Diagnosis Gizi
Domain Asupan
Problem
Etiologi
sign
makanan dan minuman melalui oral tidak adekuat
kebiasaan makan pasien yaitu: makan dengan porsi kecil, tidak suka air putih
adanya keluhan yang di alami pasien yaitu rasa sakit di perut bagian kanan atas.


NI.2 makanan dan minuman melalui oral tidak adekuat berkaitan dengan kebiasaan makan pasien yaitu makan dengan porsi kecil, tida suka air putih di tandai dengan adanya keluhan yang di alami pasien yaitu rasa sakit di perut bagian kanan atas.
Domain Klinis
Problem
Etiologi
Sign
kelebihan berat badan / obesitas berkaitan
interaksi obat KB yang di pakai
IMT 26 kg/m².

NC.3.3 kelebihan berat badan / obesitas berkaitan dengan interaksi obat KB yang di pakai pasien di tandai dengan IMT 26 kg/m².
Domain prilaku
Problem
Etiologi
Sign

Pemilihan makanan yang salah
Kebiasaan makan
kebiasaan sarapan pagi dengan nasi dan oseng sayuran.
NB 1.7 pemilihan makanan yang salah berkaitan dengan kebiasaan makan di tandai dengan kebiasaan sarapan pagi dengan nasi dan oseng sayuran.
BAB III
PERENCANAAN DIET
1.      Macam diet
a.       Diet rendah lemak II
2.      Tujuan diet
a.       Memulihkan keadaan pasien yaitu mengurangi rasa sakit di perut bagian kanan atas, mengurangi mual.
b.      Menurunkan berat badan karena obesitas secara bertahap.
3.      Prinsip / syarat diet
a.       Memberikan energi sesuai kebutuhan
b.      Meberikan protein tinggi 20 %
c.       Memberikan rendah lemak 15 %
d.      Memberikan KH cukup 65 %
e.       Memberikan vitamin (A,D,E,K) dan mineral yang cukup
f.       Cukup serat
g.       Hindari makanan yang bisa membuat kembung.
4.      Perhitungan kebutuhan gizi
a.       Kebutuhan energi menggunakan rumus Miflin
BMR= (10xBBI) + (6.25xTB) – (5xU) – 161
         = ( 10x46.8) + (6.25x152) – (5x43) – 161
         = 468+950-215-161
         = 1043 KKal
 ET   = BMR x FA x FS
         = 1043 x 1.3 x 1.2
         = 1625 Kkal
b.      Kebutuhan protein         =  20% x 1625 = 81.25 gr
c.       Kebutuhan lemak           = 15% x 1625  = 27      gr
d.      Kebutuhan Karbohidrat = 65% x 1625  = 264    gr
5.      Bentuk makanan
Lunak
6.      Rute
Oral

7.      Frekuensi
5 kali makan yaitu 3 kali makan utama 2 kali snack (selingan)
BAB IV
PERENCANAAN KONSELING GIZI
1.      Topik
Diet rendah lemak II
2.      Sasaran
Pasien yang mengalami dan keluarga yang menjaga agar membantu mengingatkan pada pasien dan menjaga pola makan pasien.
3.      Tujuan koseling gizi
a.       Membantu pasien untuk memulihkan keadaan dan menghilangkan keluhan yag dialaminya
b.      Membantu pasien mengubah prilaku makannya yang masih salah.
c.       Membantu menurunkan berat badan pasien hingga mencapai berat badan normal secara bertahap
4.      Perencanaan tempat dan waktu
Tempat dilaksanakan di ruang rawat inap Plamboyan RSUD Tugurejo Semarang 03 juni 2013 yaitu untuk pengkajian data dari jam 10.15 – 11.15, kemudian edukasi/ konseling ke pasien dari jam 12.00 – 12.20.
5.      Metode konseling yang dipilih
Metode konseling yang di gunakan yaitu wawancara, tanya jawab dan diskusi
6.      Materi konseling yang di berikan
a.       Menjelaskan tentang apa yang bisa menyebabkan batu empedu itu sendiri
b.      Memberikan edukasi tentang penanganan batu empedu
c.       Menjelaskan makanan apa saja yang boleh di konsumsi atau tidak
d.      Menjelaskan makanan yang harus di batasi apa saja
e.       Menjelaskan tentang diit untuk batu empedu





BAB V
STRATEGI PERUBAHAN PRILAKU
A.    Jangka pendek
a.       Menjalankan diit untuk memulihkan keadaannya
b.      Tetap menjalani diit sampai keadaan benar-benar pulih/ sehat kembali
B.     Jangka panjang
a.       Menjalankan diit untuk tetap menjaga keadaan yang sudah sedikit mmembaik
b.      Menjalankan diit untuk menurunkan BB sehingga mencapai normal
c.       Tetap menjaga berat badan sehingga bisa mencapai BB normal.
C.     Perubahan prilaku yang di spakati pasien
Perubahan prilaku yang di sepakati pasien yaitu:
a.       Bersedia menjalankan diit yang sudah di edukasikan untuk memulihkan keadaanya
b.      Bersedia merubah prilaku makan/ pola makannya yang masih salah
c.       Bersedia merubah kebisasaannya yang tidak mau minum air putih dan mengurangi minum teh manis.
d.      Bersdia untuk menurunkan berat badan hingga normal dengan cara menjalankan diet yang sudah di edukasikan.










BAB VI
PERENCANAAN TINDAK LANJUT ATAU (FOLLOW UP)
Perencanaan tindak lanjut yaitu pasien bersedia untuk kontrol lagi ke poli gizi 1 bulan sekali setelah keluar dari RS untuk mengetahui perubahan dari diit yang akan di jalani, dan pasien bersedia menjaga asupan makan yang akan di konsumsinya. Dan akan tetap berusaha merubah dan mnjaga prilaku makan serta m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar